Selasa, 09 September 2014

apa kemiskinan itu? apa sesuatu yang mendarah daging? apa bagian dari satu generasi ke generasi selanjutnya? saya rasa tidak. semua saudara ibug termasuk golongan orang orang mampu hanya nasib ibug saja yang mungkin memang kurang beruntung. karna ketidak beruntungan itulah kami harus menumpang dirumah tua nenek, harus makan dari tanaman di kebun belakang, harus kerja keras untuk mencapai sesuatu. tapi ya sudahlah tak perlu kita menyalahkan nasib orang tua kita karna bagaimanapun juga dari merekalah kita banyak belajar, belajar mengenal apa itu kemiskinan, belajar bagaimana cara bersabar dan bersyukur, belajar mejadi  sosok yang kuat dan tegar.
berbicara tentang kata tegar. terkadang kita berfikir. saat sesuatu yang dahsyat itu akan terjadi apa kita masih bisa berdiri tegap terus melangkah menggenggam erat kata TEGAR. apa kita mampu melewati satu persatu cobaan yan menghadang? apa batin kita akan sekuat baja?  saat kelelahan itu melanda, mencapai titik kelelahan dari apa yang tidak pernah kita pikirkan sebelumnya, apa kita masih akan punya harapan untuk tetap terus melanjutkan  perjalanan?
semua orang terlalu mudah mengatakan sesuatu tentang apa yang kita hadapai, memberi masukan dengan ucapan ucapan yang terlalu enteng. apa semudah itu mereka menghadapi perjalanan dalam hidupnya? mereka hanya terlalu meyepelekan sesuatu tentang apa yang kita hadapi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar