Jumat, 05 September 2014

"lungoho songko deso perlu ngudi kamulyan, krono limang perkoro den temu ing palungan
1. ilingo susah, 2 riskine tambah, kaping telu tambah ilmu nyebabake bungah, kaping 4 bisa bagus ing tata krama, kaping 5 merkoleh konco kang muly-mulyo
najan ono lelungan ngeroso ino ngumbaro, lan congkong oro oro lan ngelakoni sengsoro"
Pergilah dari rumahmu untuk mencari keutamaan, dalam kepergianmu ada 5 [lima] faedah,yaitu menghilangkan kesusahan,mencari bekal hidup,ilmu, tatakrama dan teman sejati, meskipun dalam bepergianpun terdapat hina dan terlunta-lunta,menembus belantara dan menerjang kepayahan-kepayahan
saya rasanya pengen selalu menangis setiap membaca kitab alala ini. duhh Tuhan
memang di rumah dan diperantauan itu sangat berbeda,di daerah sendiri  hati akan merasa lebih tenang dan nyaman, sedangkan di luar rumah [dalam perantauan] hati kurang tenang dan perasaanpun tidak nyaman,juga perasaan-perasaan tidak enak lainnya, namun didalam kekurang tenangan,ketidak nyamanan dan perasaan tidak enak inilah saya percaya bahwa letak penempaan jiwa ini akan menjadi jiwa yang siap menghadapi cobaan dan rintangan, jiwa yang siap menyongsong hari depan tanpa menggantungkan kepada orang lain,dan kenyataanpun saya sudah membuktikan bahwa kebanyakan orang rantau lebih tekun dan lebih semangat dalam berusaha,baik usaha dalam mencari harta atau usaha mencari ilmu dari pada orang yang berada di daerahnya sendiri, maka sebab itulah saya tidak perfikir panjang untuk merantau, hijrah meninggalkan kampung halaman untuk mencari keutamaan dalam hidup ini,merantau untuk mencari ilmu atau apapun yang bermanfaat, karena Baginda Nabi kita juga hijrah meninggalkan kampung halamannya di Makkah menuju Madinah, dan di Madinahlah beliau sukses mengembangkan Islam keseluruh dunia, sekalipun banyak rintangan yang beliau hadapi saat itu,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar